Mengundurkan diri dari pekerjaan adalah keputusan besar yang perlu disampaikan dengan cara yang tepat dan profesional. Untuk memastikan proses transisi berjalan lancar, karyawan perlu menyiapkan surat pengunduran diri yang sopan, jelas, dan sesuai kebutuhan industri. Setiap bidang kerja memiliki karakteristik berbeda, sehingga gaya bahasa dan format surat resign pun bisa bervariasi—baik secara formal maupun nonformal.
Artikel ini akan membahas pengertian surat pengunduran diri, perbedaan format formal dan nonformal, tips menulisnya, serta berbagai contoh surat resign berdasarkan industri.
Apa Itu Surat Pengunduran Diri?
Surat pengunduran diri adalah dokumen resmi yang digunakan oleh karyawan untuk memberi tahu perusahaan bahwa mereka akan berhenti bekerja pada tanggal tertentu. Surat ini berfungsi sebagai bentuk profesionalisme sekaligus memastikan bahwa proses administrasi, serah terima tugas, dan hubungan kerja tetap terjaga dengan baik.
Perbedaan Surat Pengunduran Diri Formal dan Nonformal
1. Surat Formal
- Menggunakan bahasa baku.
- Struktur lengkap: header, tujuan surat, isi, penutup.
- Cocok untuk industri korporat, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan perusahaan besar.
2. Surat Nonformal
- Bahasa lebih santai namun tetap sopan.
- Format lebih fleksibel.
- Cocok untuk industri kreatif, startup, pekerjaan freelance, atau tempat kerja dengan budaya kasual.
Tips Membuat Surat Pengunduran Diri yang Baik
- Sampaikan dengan sopan, tanpa menjelekkan perusahaan.
- Sebutkan alasan seperlunya jika diperlukan.
- Cantumkan tanggal terakhir bekerja.
- Tawarkan bantuan proses transisi.
- Ucapkan terima kasih atas kesempatan bekerja.
- Ringkas dan tidak bertele-tele.
Contoh Surat Pengunduran Diri Formal
1. Industri Perkantoran / Korporat
[Nama Kota], [Tanggal]
Kepada Yth.
HRD & Manajer [Nama Perusahaan]
di Tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : [Nama Anda]
Jabatan : [Jabatan]
Departemen : [Departemen]
Dengan ini mengajukan pengunduran diri dari posisi saya sebagai [Jabatan], efektif pada tanggal [Tanggal Terakhir Bekerja]. Keputusan ini saya ambil setelah mempertimbangkan perkembangan karier dan rencana pribadi saya ke depan.
Saya berkomitmen untuk menyelesaikan tanggung jawab serta membantu proses serah terima selama masa transisi. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan, bimbingan, dan pengalaman yang telah saya dapatkan selama bekerja di [Nama Perusahaan].
Hormat saya,
[Tanda Tangan]
[Nama Anda]
2. Industri Kesehatan (Rumah Sakit/Klinik)
[Nama Kota], [Tanggal]
Kepada Yth. Kepala [Nama Rumah Sakit/Klinik]
di tempat
Dengan hormat,
Saya, [Nama], perawat/tenaga medis di [Nama Unit], bermaksud mengajukan pengunduran diri yang akan berlaku pada [Tanggal Terakhir Bekerja].
Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan selama ini. Saya akan membantu pergantian shift, penyerahan catatan medis, dan memastikan pasien yang saya tangani tetap berada dalam kondisi pemantauan yang baik.
Hormat saya,
[Nama]
3. Industri Pendidikan
[Nama Kota], [Tanggal]
Kepada Yth. Kepala Sekolah
[ Nama Sekolah ]
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : [Nama Anda]
Jabatan : Guru [Bidang Pelajaran]
Dengan ini mengajukan pengunduran diri sebagai pengajar, terhitung pada [Tanggal Terakhir Bekerja]. Keputusan ini saya ambil dengan berat hati setelah mempertimbangkan kondisi pribadi saya saat ini.
Terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan sebagai bagian dari keluarga besar [Nama Sekolah]. Semoga hubungan baik ini tetap terjaga ke depannya.
Hormat saya,
[Nama Anda]
Contoh Surat Pengunduran Diri Nonformal
1. Industri Kreatif (Desain, Media, Produksi)
Halo [Nama Atasan],
Saya ingin memberitahukan bahwa saya memutuskan untuk berhenti dari posisi saya sebagai [Jabatan] di [Nama Perusahaan], efektif pada [Tanggal Terakhir].
Saya sangat bersyukur bisa bekerja dalam tim kreatif yang luar biasa. Saya akan membantu menyelesaikan project yang sedang berjalan serta memastikan semua file dan aset tersusun rapi sebelum saya pergi.
Terima kasih sudah menjadi tim yang baik!
Salam,
[Nama Anda]
2. Startup / Perusahaan Dengan Culture Casual
Hi [Nama Atasan],
Saya ingin mengajukan resign dari posisi [Jabatan], dan hari terakhir saya adalah [Tanggal]. Keputusan ini saya ambil untuk mengejar kesempatan baru yang sesuai dengan rencana karier saya.
Terima kasih banyak atas pengalaman dan kesempatan berkembang selama di sini. Kalau dibutuhkan bantuan untuk handover, saya siap bantu.
Cheers,
[Nama Anda]
3. Pekerja Toko / Retail
Kepada: [Nama Supervisor/Toko]
Saya ingin mengajukan pengunduran diri dari posisi sebagai [Jabatan], efektif pada [Tanggal Terakhir]. Terima kasih atas kesempatan bekerja selama ini. Saya siap membantu selama masa peralihan.
Hormat saya,
[Nama Anda]
Contoh Surat Pengunduran Diri via Email
Subject: Resignation – [Nama Anda]
Hi [Nama Atasan],
Saya ingin memberi tahu bahwa saya memutuskan untuk resign dari posisi [Jabatan] di [Nama Perusahaan], dan hari terakhir saya bekerja adalah [Tanggal].
Terima kasih banyak atas pengalaman, arahan, dan kerja sama selama ini. Saya siap membantu proses transisi agar semuanya berjalan lancar.
Best regards,
[Nama Anda]
[Kontak]
Penutup
Surat pengunduran diri adalah dokumen penting yang menunjukkan profesionalisme seorang karyawan. Baik dalam bentuk formal maupun nonformal, yang terpenting adalah menyampaikan informasi dengan jelas, sopan, dan tetap menjaga hubungan baik dengan perusahaan. Dengan contoh-contoh di atas, Anda dapat menyesuaikan gaya surat sesuai kebutuhan dan budaya industri tempat Anda bekerja.

Leave a Reply