Falsafah Kepemimpinan Jawa

Menguak Esensi Falsafah Kepemimpinan Jawa

Untuk dapat memahami filsafat kepemimpinan Jawa, kita harus berbekalkan persepsi literer. Sebelum melangkah lebih jauh, seyogianya kita memahami terlebih dahulu perihal pengertian filsafat kepemimpinan Jawa baik secara harfiah maupun substansial. Hal ini sangat penting, agar bahasan tidak melenceng jauh dari bingkai-bingkai tematik yang ditentukan.

Bila ditilik dari ilmu linguistik, istilah “filsafat kepemimpinan Jawa” merupakan bentukan dari tiga kata benda, yakni: “filsafat”, “kepemimpinan”, dan “Jawa” yang menimbulkan pengertian baru. Untuk dapat menyimpulkan pengertian tentang “filsafat kepemimpinan Jawa”, terlebih dahulu kita perlu menyingkap makna dari setiap kata benda tersebut.

Filsafat

DALAM bahasa Yunani atau Latin, filsafat diidentikkan dengan philosophia. Dalam bahasa Belanda, Jerman, atau Perancis; filsafat diidentikkan dengan philosophic. Sedangkan dalam bahasa Inggris, filsafat diidentikkan dengan philosophy. Selanjutnya….