Surat pengunduran diri merupakan dokumen resmi yang digunakan karyawan untuk menyampaikan niat berhenti bekerja kepada perusahaan. Baik karyawan tetap maupun karyawan kontrak, keduanya tetap perlu mengajukan surat pengunduran diri secara tertulis sebagai bentuk profesionalisme dan kepatuhan terhadap aturan perusahaan.
Meskipun tujuannya sama, terdapat beberapa perbedaan penting dalam isi dan penekanan surat pengunduran diri antara karyawan tetap dan karyawan kontrak. Artikel ini akan membahas pengertian, struktur surat, serta contoh surat pengunduran diri untuk kedua jenis status karyawan tersebut.
Pengertian Surat Pengunduran Diri
Surat pengunduran diri adalah surat resmi yang dibuat oleh karyawan untuk menyatakan keputusan berhenti bekerja dari suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Surat ini berfungsi sebagai:
- Bukti tertulis pengajuan resign
- Dasar administrasi HRD
- Bentuk komunikasi profesional antara karyawan dan perusahaan
Surat pengunduran diri biasanya disampaikan sesuai masa pemberitahuan (notice period) yang telah diatur dalam kontrak kerja atau peraturan perusahaan.
Perbedaan Pengunduran Diri Karyawan Tetap dan Kontrak
1. Karyawan Tetap
Karyawan tetap umumnya terikat Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). Pengunduran diri dilakukan dengan ketentuan:
- Wajib mengajukan surat resign
- Mengikuti masa pemberitahuan (biasanya 30 hari)
- Tetap menjalankan tanggung jawab hingga hari terakhir kerja
2. Karyawan Kontrak
Karyawan kontrak terikat Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Pengunduran diri:
- Harus memperhatikan durasi kontrak
- Bisa dikenakan konsekuensi jika resign sebelum kontrak berakhir
- Perlu menyebutkan alasan pengunduran diri dengan jelas dan sopan
Struktur Surat Pengunduran Diri yang Baik
Agar surat pengunduran diri terlihat profesional, berikut struktur yang sebaiknya digunakan:
- Tempat dan tanggal pembuatan surat
- Tujuan surat (pimpinan atau HRD)
- Identitas diri (nama, jabatan, departemen)
- Pernyataan pengunduran diri
- Tanggal efektif berhenti bekerja
- Ucapan terima kasih
- Penutup dan tanda tangan
Contoh Surat Pengunduran Diri Karyawan Tetap
Jakarta, 10 Juni 2025
Kepada Yth.
HRD PT Maju Jaya Sejahtera
Di tempat
Dengan hormat,
Melalui surat ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Andi Pratama
Jabatan : Staff Administrasi
Departemen : Operasional
Dengan ini mengajukan pengunduran diri dari PT Maju Jaya Sejahtera terhitung mulai tanggal 10 Juli 2025, sesuai dengan ketentuan masa pemberitahuan yang berlaku.
Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan, pengalaman, dan dukungan yang telah saya terima selama bekerja sebagai karyawan tetap di perusahaan ini. Saya berharap PT Maju Jaya Sejahtera semakin berkembang dan sukses ke depannya.
Demikian surat pengunduran diri ini saya sampaikan dengan sebenar-benarnya. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
(tanda tangan)
Andi Pratama
Contoh Surat Pengunduran Diri Karyawan Kontrak
Bandung, 10 Juni 2025
Kepada Yth.
Pimpinan PT Sinar Abadi
Di tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Siti Rahmawati
Jabatan : Customer Service
Status : Karyawan Kontrak
Dengan ini menyampaikan permohonan pengunduran diri dari PT Sinar Abadi sebelum masa kontrak kerja berakhir, terhitung mulai tanggal 30 Juni 2025.
Keputusan ini saya ambil karena alasan pribadi yang tidak memungkinkan saya untuk melanjutkan pekerjaan sesuai kontrak yang telah disepakati. Saya bersedia mengikuti ketentuan perusahaan terkait proses pengunduran diri serta menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan hingga hari terakhir kerja.
Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan pengalaman yang telah diberikan selama masa kontrak kerja.
Demikian surat ini saya sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
(tanda tangan)
Siti Rahmawati
Tips Penting Saat Mengajukan Surat Pengunduran Diri
- Gunakan bahasa yang sopan dan formal
- Hindari menyebutkan konflik atau keluhan secara detail
- Sesuaikan tanggal resign dengan kontrak kerja
- Sampaikan surat secara langsung atau melalui HRD
Penutup
Surat pengunduran diri, baik untuk karyawan tetap maupun kontrak, merupakan bagian penting dari etika kerja profesional. Dengan menyusun surat yang baik dan sesuai aturan, karyawan dapat meninggalkan perusahaan dengan hubungan yang tetap positif dan profesional.
Semoga contoh surat pengunduran diri di atas dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi kamu yang sedang merencanakan resign.









