Sejarah Pemberontakan Kerajaan di Jawa: dari Medang hingga Pasca Mataram

BERDASARKAN Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pemberontakan mengandung arti proses, cara, perbuatan memberontak, serta penentangan terhadap kekuasaan yang sah. Namun menurut pandangan umum, pemberontakan dimaknai sebagai penolakan terhadap otoritas penguasa atau pemimpin yang tengah berkuasa di suatu wilayah atau negara tertentu.

Timbulnya aksi pemberontakan yang menurut pimpinan pemberontakan sebagai gerakan revolusi dimulai dari pembangkangan sipil (civil disobedience) hingga kekerasan terorganisir yang berupaya meruntuhkan otoritas yang ada. Tujuan substansi pemberontakan adalah untuk menggantikan pemerintahan yang ada dengan pemerintahan yang baru, pemerintahan idaman para pemberontak.

Dalam sejarah kerajaan-kerajaan di tanah Jawa sejak era Medang (periode Jawa Tengah) hingga Kasunanan Surakarta diwarnai dengan aksi pemberontakan yang dilakukan para pemberontak yang bertujuan untuk melawan atau menggulingkan otoritas raja. Berikut adalah catatan aksi pemberontakan yang dicatat dalam sejarah kerajaan-kerajaan di tanah Jawa

Pemberontakan Era Medang Periode Jawa Tengah